Rabu, Juli 20, 2016

Ayam Kodok


Bismillah....
Sudah pada tau dong ya, Ayam Kodok. Pada awalnya saya tidak pernah berniat bakal membuat ayam kodok (ayko) ini, karena membayangkan harus menguliti ayam, melepas kulit ayam dari dagingnya,  yang menurut saya kerjaan paling ribet dan susah. Karena harus hati hati benar,  kulit ayam tidak boleh robek, hanya bagian leher dan bawah nya saja yang boleh terbuka. Dan setelah diberi isian bagian tersebut harus dijahit. Rempong banget kan ya...membayangkan nya saja saya sudah lemes...

Ini sebenarnya PR grup Homemadelovers yang saya ikuti di Instagram. Yang setiap bulannya wajib mengerjakan satu tantangan. Nah, untuk bulan Juli ini tantangannya membuat ayko. Jauh jauh hari sebelum tanggal upload saya sudah mencoba buat, supaya kalau gagal masih banyak waktu untuk mengulang. Dan ternyata membuat ayko tidak sesulit yang dibayangkan saudara-saudara. Berbekal rajin melihat cara menguliti ayko yang ada di youtube, akhirnya berhasil juga pada percobaan pertama. Tapi tantangan tidak berhenti sampai disini. Teknik pengisian dan pengukusan juga harus diperhatikan. Jangan sampai aykonya pecah saat dikukus karena isi yang terlalu padat. Gunakan api kecil saja saat mengukus, agar aykonya tidak pecah. Biar lama mengukusnya yang penting aykonya selamat dan tidak pecah. Tapi terlalu lama mengukus juga tidak bagus, karena kulit ayko bisa rusak.

Terimakasih kepada Doris Goh dan Host Challenge Homemadelovers bulan ini yang mengenalkan saya dengan ayko, sahabat saya yang cantik jago baking dan cooking Nirmala Widiani (@nirmawidi).  Mungkin kalau tidak ada challenge ini sampai kapan juga saya tidak akan membuat ayam kodok ..hehe...

Ayko nya pakai Resep mba Endang dari Just Try and taste, semua saya ikuti resep beliau, dan menurut saya hasilnya sudah pas dilidah, enak banget. Terimakasih mba Endang, izin saya share resepnya disini..

Berikut resepnya :


AYAM KODOK
Source : Just Try and Taste
Untuk 15 - 20 porsi

Bahan :
1 ekor ayam negeri, saya menggunakan ayam dengan berat 1 kg
500 gram daging ayam cincang dari ayam yang dilepaskan kulit dan tulangnya
4 butir telur rebus, kupas kulitnya
300 gram daging sapi cincang
6 lembar roti tawar
200 ml susu cair
2 butir telur, kocok lepas

Bumbu halus:
1 1/2 sendok teh merica bubuk
1/2 butir pala
8 butir bawang putih
8 butir bawang merah

Bumbu lainnya :
2 sendok makan kecap asin
1 sendok makan saus tiram
1 1/2 sendok teh kaldu bubuk (saya tidak pakai)
1/2 sendok teh garam

Saus untuk mengoles ayam saat dipanggang, aduk jadi satu :
2 sendok makan kecap manis
1 sendok makan kecap asin
1 sendok makan minyak sayur atau margarine cair

Saus coklat :
1 sendok makan margarine
1 butir bawang bombay, cincang halus
4 siung bawang putih, cincang halus
1 1/2 sendok teh merica hitam butiran, tumbuk kasar
1/2 butir pala, haluskan
1/4 sendok teh merica bubuk
2 sendok teh saus tiram
3 sendok makan kecap manis
1 1/2 sendok makan kecap asin
1/2 sendok teh kaldu bubuk (saya tidak pakai)
500 ml air kaldu
2 sendok makan maizena, cairkan dengan 2 sendok makan air

Cara Membuat :
Siapkan ayam,  letakkan di meja datar, bersihkan ayam dengan menggosok permukaan kulit ayam dengan menggunakan garam kasar. Gosok hingga kulit ayam bersih, cuci bersih ayam dari sisa garam dengan air mengalir. Kulit ayam akan terasa kesat dan terlihat kinclong setelah proses ini.


Persiapkan pisau dapur kecil yang sangat tajam dan gunting, kita akan melepaskan kulit ayam.

Letakkan ayam di atas meja, mulailah melepaskan kulit ayam dari bagian bawah ayam yang terbuka. Lepaskan dengan hati-hati dan perlahan dengan menggunakan pisau. Gunakan jari anda untuk masuk ke dalam kulit dan lepaskan hati-hati jaringan di bawah kulit ayam. Jika sulit dilepas, gunakan gunting sebagai bantuan.

Lakukan proses pelepasan kulit ini dari dua arah, yaitu dari bagian atas ayam yang terbuka. Ini untuk memudahkan jari anda menjangkau bagian tengah. Potong sendi antara sayap dengan badan menggunakan pisau tajam, biarkan sayap tetap utuh. Lakukan pada kedua sayap.

Jika semua bagian badan telah lepas, keluarkan bagian badan ayam dari sayatan di bawah, sekarang kita akan melepaskan bagian paha. Tarik kulit di bagian paha hingga menyentuh bagian bawah, potong bagian sendi paha bawah yang tersambung dengan paha atas. Lakukan pada kedua paha. Sekarang bagian badan ayam yang telah terlepas dari kulitnya bisa anda pisahkan, letakkan di mangkuk terpisah. (Saya tidak melepas kulit ayam dari bagian paha, jadi kedua paha tetap utuh)

Letakkan kulit ayam di meja, rapikan sehingga kulit terpentang. Jahit bagian kulit yang berlubang dengan benang. Jahit bagian bawah ayam yang terbuka sehingga tertutup rapat. Kita akan memasukkan isi lewat bagian leher ayam. Masukkan kulit ke dalam mangkuk, tutup rapat agar tetap lembab dan sisihkan.






Lepaskan daging ayam dari tulang-tulangnya, akan terkumpul sekitar 500 gram daging. Cincang daging menggunakan pisau tajam atau masukkan ke dalam food processor dan proses hingga lumat.

Rendam roti tawar dengan air susu, remas-remas hingga roti hancur. Tambahkan susu/air jika roti kurang basah. Sisihkan.

Siapkan mangkuk, masukkan daging ayam cincang, daging sapi cincang, telur kocok, bumbu halus dan roti tawar. Aduk rata. Tambahkan kecap asin, saus tiram, kaldu bubuk (bila pakai) dan garam. Aduk hingga rata. Cicipi rasanya, jika kurang asin tambahkan kecap asin ke dalamnya.



Bentangkan kulit ayam di meja, rapikan. Masukkan setengah adonan isi ke dalam kulit ayam, tekan dan dorong sehingga isi menjadi padat. Masukkan dua butir telur ayam rebus di sisi dan kanan ayam, masukkan kembali sisa adonan tekan dan padatkan . Masukkan dua butir telur rebus dengan mendorongnya ke dalam adonan, letakkan di sisi bawah, kanan dan kiri. Padatkan adonan dan tarik kulit yang terbuka agar menutup, jahit dengan menggunakan jarum dan benang hingga kulit tertutup rapat.








Balikkan ayam, rapikan bentuknya. Saya ikat kedua paha ayam agar kelihatan lebih rapi. Letakkan ayam di panci kukusan, kukus dengan api sedang selama 35 - 40 menit atau hingga ayam matang. Terlalu lama mengukus akan membuat kulit ayam menjadi pecah dan rusak. Angkat ayam.


Cek air bekas mengukus ayam, jika masih tersisa, ambil sebanyak 500 ml. Ini merupakan air kaldu yang menetes dari ayam, kita akan menggunakannya untuk membuat saus coklat (saya tidak gunakan air bekas mengukus ayam, saya ganti dengan air biasa)

Olesi permukaan ayam dengan bumbu pengoles menggunakan kuas, ratakan hingga menutupi seluruh permukaan ayam. Panggang ayam di dalam oven dengan suhu 170'C selama 15 menit atau hingga permukaan ayam menjadi coklat keemasan dan terlihat mengkilap. Keluarkan ayam, olesi dengan bumbu pengoles sekali lagi dan panggang selama 5 menit. Angkat ayam, pindahkan ke piring saji.

Membuat saus coklat :
Siapkan wajan, panaskan margarine hingga meleleh dan panas, tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum dan kecoklatan. Tuangkan air sebanyak 500 ml. Masak hingga mendidih.

Masukkan kecap manis, saus tiram, kecap asin, lada hitam, kaldu bubuk (bila pakai) dan merica bubuk. Aduk rata. Tuangkan larutan maizena ke dalamnya, aduk rata hingga larutan mengental. Cicipi rasanya. Angkat.

Potong ayam membujur di tengah-tengah dari bagian leher ke bagian ujung belakang. Iris tipis masing-masing potongan sehingga telur bisa teriris dengan baik. Letakkan di piring saji dan siram dengan saus coklat.



Isian yang masih bersisa saya jadikan rollade. Tambahkan dengan sayuran wortel, kacang polong, jagung dan buncis. Aduk rata. Gulung dengan aluminium foil dan kukus.






Potong potong, goreng sebentar atau bisa langsung disajikan.



Selamat mencoba.































2 komentar:

  1. Salut mba, rajin banget ! Aku belum pernah makan ayko, tapi liat ini jadi penasaran sama rasanya. Bikinnya ribet juga ya mba, butuh kesabaran level dewa :)).

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih mba Molly...alhamdulillah akhirnya saya bisa bikin ayko, ini pertama kalinya, tadinya saya kira bakal ga pernah bikin karena memang rempong banget mba..sekali lagi makasih sudah singgah ya mba...

      Hapus